Friday, December 18, 2009

minggu tegang eh minggu tenang

hmm... hmm...

Assalamualaikum semua, mudah-mudahan sehat ya. Kali ini gue akan share sedikit cerita di awal minggu tenang ini.

Seperti biasa, dosen-dosen tercinta sepertinya tak kehabisan akal untuk membebani mahasiswanya untuk tetap aktif (red : ngasi tugas)dalam belajar di saat minggu tenang. Yup, list assignment gue cukup banyak. Dari Ibu Suri (nama disamarkan untuk menjaga privasi, haha..) gue di suruh bikin 3 paper praktikum mandiri mikologi (dreschlera, pestalotia, dan curvularia). Virologi gue kbagian cara penularan mekanik, dan DTBT (ah, basi basi lo..., lho?!) kbagian bab hasil dan pembahasan.

Sederet tugas ini insyaAllah akan gue kerjakan sebaik-baiknya dalam rangka menaikkan jumlah IPK, maklum gue terancam cumlaude (amiiiiin ya Allah...).

Then folks, minggu depan gue mau ke jogja lho. Ada acara Jambore Volkswagen gitu deh. Nah, di acara ini gue seperti biasa akan membantu bokap gue dalam menjual kaos milis VW-nya.

Yups, berarti gue akan benar-benar liburan kali ini (fiuh, akhirnya!!)

Berita terbarunya, baru hari rabu kemaren kelas gue bikin spesimen tikus. Buat yang gak tau, spesimen tu sejenis awetan gitu. Mau gak mau kita harus megang-megang tikus (syukurlah tikus kelompok gue warnanya putih dan dari biakan di laboratorium biologi), dan dengan membuang perike-tikus-an serta menumbuhkan jiwa psikopat akhirnya si tikus dikasi kloroform, dikuliti, diamputasi (bagian tangannya), dimutilasi, dan perilaku aneh teman-teman sekelas gue main-mainin tubuh tikus tak bernyawa yang sudah dikuliti yang berujung pada melumuri boraks pada kulit dalamnya dan memasukkan kepas (tidak lupa dijahit kembali). Wow, gue juga heran gue gak memuntahkan makan siang gue. Fuh...

Sementara itu, 2PM minggu ini sudah membawa pulang kehormatan #1 di inkigayo dan musicbank sebanyak 4 kali berturut-turut, congratz guys, saranghae...

Ouiya, ini ada link K Bites lho.

Yorobun, Selamat Tahun Baru Hijriah. Chukkha hamnida ^^


ditulis di kamar fajrin
annyonghi
#35

Wednesday, October 21, 2009

micology menggila

Di saat yang seperti inilah gue justru berpikir, kenapa orang harus kuliah yang tinggi? Dan kenapa kebanyakan orang tua pengen anaknya kuliah yang baek. Gue agak sedikit mengerti jawabannya sekarang, yaitu karena setiap era dan setiap tahun segala sesuatunya berubah, semua mengalami kemajuan, begitu juga dengan kurikulum pendidikan baik di perguruan tinggi dan sekolah-sekolah. Dari hasil penelitian mereka akan menemukan sesuatu kemudian ditambahkan ke dalam kurikulum pendidikan tersebut. Pada akhirnya, sebagai contoh di sini adalah gue yang mengalami kebingungan untuk mencantumkan klasifikasi taksonomi suatu jenis jamur.

Yup, gue menamakannya tugas micology menggila karena memang selain susah untuk mencari klasifikasi yang benar, terbaru, berikut nama telemorf jamurnya, teman-teman sekelas gue punya kewajiban untuk presentasi jamur yang berbeda tiap minggunya. Ini kegiatan yang sangat melelahkan,kau tahu. Hmm... baru minggu kemaren gue menggila di kelas micology, yang sumpah bikin sekelas rusuh, hihi...

Minggu kemaren ceritanya kelas micology punya tugas rumah menggambar 11 jamur lengkap dengan klasifikasi dan peranannya. Nah, beruhubung gue belum beres semua dan mau nyontek juga ngantri, gue iseng aja ngegulung kertas gambar jadi microphone dan jadilah gue bercasciscus ria ala DJ radio, huehehehe....

'Ya, bertemu lagi dengan DJ Nuri dalam acara Pagi Micology. Seperti biasa, kita akan membahas jamur-jamur menarik (dengan ekspresi muka polite) hari ini. Daaaaaan jamur menarik hari ini adalah....'

Yah, hari itu gue disebut sebagai 'korban iklan' ato 'kebanyakan makan cokelat ni anak' ato 'obsesi tak tersampaikan' ato paling parah 'sinting lo.'

Hahahaha....

Stress bangetlah pokoknya, parakh....

Dan pikirkan saja, padahal seminggu lagi kita bakal mid term test dan mesti hapal 11 jamur itu plus 4 jamur minggu ini, beuh... Klo disuruh ngapalin namanya doang sih gak papa, tapi ini mah di suruh ngapalin klasifikasi taksonomi juga!

Fortunately, gue suka mata kuliah ini, jadi InsyaAllah gue akan menghapal dengan sebaik-baiknya ^^

Berita terbaru dari Korea bisa langsung ke tab fave link KPOP JJAng ya teman-teman, dan berita terbaru dari gue adalah gue take TOEFL test bulan kemaren dan hasilnya mengecewakan. Score gue yg tadinya 495 turun menjadi 473.

Berarti gue belum cukup belajar dengan rajin tampaknya.

is this kind of motivation letter?

haha... ini aseli motivation letter yg gue buat, gak bagus tapi seenggaknya gue meng-update blog ini dengan post terbaru, hehe....

so, check this one out (n tell me what do you think if you have fisnish read it)

Saya sangat tertarik dengan Korea pertama kali saat menonton drama Jewel in the Palace. Kehidupan kerajaan di sana sungguh sangat mengagumkan, dan yang terlintas di benak saya pada saat itu adalah Kerajaan Sriwijaja atau kerajaan Indonesia lainnya dalam berbeda versi, yaitu versi Asia Timur yang punya wajah khas. Dari film itulah saya mengenal Korea, bagaimana orang sana begitu menghormati seorang raja, peraturan istana yang sangat ketat berikut kecurangan-kecurangan yang terjadi di dalamnya untuk merebut posisi tinggi dalam kerajaan, dan yang paling penting adalah bagaimana seorang wanita yang tadinya seorang juru masak rela mengorbankan segalanya untuk menaikkan derajat wanita di mata kerajaan dan rakyat Korea. Tidak lama kemudian, muncul lagi film bejudul Goong yang bercerita tentang lingkungan kerajaan juga, hanya saja film ini sudah agak modern. Terlihat bahwa hanya pada acara-acara tertentu saja anggota kerajaan memakai hanbok (pakaian nasional Korea), tidak seperti di film pertama.

Setelah saya mengenal secara sekilas tentang Korea di televisi, saya dengan tidak sengaja ikut Tae Kwon Do, yaitu olah raga bela diri yang berasal dari Korea. Teman saya waktu SMA mengajak saya untuk ikut dan setelah beberapa minggu saya merasa nyaman dan senang belajar olah raga ini. Saya sangat mencintai olah raga ini sampai sekarang. Taekwondo selain merupakan tempat belajar olah raga bela diri juga merupakan tempat belajar lebih lanjut tentang Korea. Setiap taeguk (jurus dalam Taekwondo) terdapat filosofi-filosofi orang Korea di dalamnya yang sungguh membuat saya tambah kagum. Selain itu seringkali sabeum (pelatih) memberikan instruksi menggunakan bahasa Korea yang membuat kita selain berwawasan luas juga mengetahui sedikit bagaimana bahasa Korea.

Teman-teman Taekwondo saya adalah keluarga kedua saya. Di sekretariat UKM Taekwondo Unpad kalian tidak hanya dapat menemukan orang-orang yang jago bela diri tapi kalian juga bisa menemukan orang-orang yang humoris, ramah, dan satu hal lagi yang paling menarik, di sinilah pertukaran dvd film Korea dan gosip-gosip Korea terbaru. Mereka sangat update sekali dalam hal ini. Saya saja yang dulu tidak kenal tentang Super Junior jadi tahu bahwa boyband ini mempunyai anggota paling banyak, yaitu 13 orang. Namun itu dulu, sekarang saya sudah lebih banyak tahu penyanyi lainnya, 2PM, 2AM, Shinee, SNSD, Wonder Girl, dan masih banyak lagi. Jika berbicara tentang penyanyi, 2PM adalah favorit saya. Mereka selain bernyanyi juga terlihat sangat keren saat dance, seperti born to be B-boy.

Korea seperti menyihir saya dan pada akhirnya saya mau tidak mau membandingkan tingkat kesejahteraan rakyat Indonesia dan Korea. Dari sektor pertanian saja, jumlah petani Indonesia jika dibandingkan dengan petani Korea mungkin sangat sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali yang memenuhi kriteria sejahtera. Padahal lahan yang dikerjakan tidak jauh berbeda. Jika dilihat dari keanekaragaman hayati Indonesia mungkin lebih unggul, namun kegiatan managemen sumber daya tersebut kurang begitu diperhatikan sehingga membuat Indonesia bisa dibilang ketinggalan beberapa tahun dari Korea pada sektor pertanian.

Saya jadi berpikir, mungkin jika saya berkesempatan untuk datang ke Korea saya akan menanyakan hal ini pada mereka, kenapa kesejahteraan mereka relatif lebih tinggi dan saya akan membandingkan dengan praktek pertanian yang terjadi di Indonesia. Mungkinkah ada yang salah pada sistem marketingnya? Atau pengaruh managemen lahan Indonesia yang kurang pas? Hmm... saya juga tidak tahu.

Selain itu dari segi pendidikan, jika saya berkesempatan untuk datang ke Korea saya akan membandingkan bagaimana sistem pendidikan di Korea, apakah sama dengan Indonesia? Kenapa mereka punya perusahaan besar mendunia seperti LG sedangkan Indonesia tidak begitu? Apakah mungkin ini ada kaitannya dengan semangat belajar orang Korea, nanti saya akan tanyakan.

Tidak terlepas dengan kecintaan saya dengan Taekwondo, mungkin jika saya dapat pergi ke Korea saya akan berguru dengan sabeum asli dari Korea, hehehe... Tentunya mereka lebih expert karena olah raga ini berasal dari sana. Kimchi, bibimbab dan kimbab juga membuat saya penasaran. Ini tidak ada hubungannya dengan apakah saya pernah pergi ke restoran Korea atau belum, tapi lebih ke bagaimana teknik makanan ini dibuat sehingga menghasilkan sebuah rasa khas dan membuat Korea identik dengan makanan tersebut. Wah saya jadi lapar jika membayangkannya, hihi... Saya juga ingin sekali melihat Royal Palace yang sering dipakai sebagai setting film, memakai hanbok dan pergi ke gedung 63 yang terkenal.

Yah, demikianlah motivation letter ini saya buat. Semoga dapat menjadi bahan pertimbangan.

Tuesday, August 18, 2009

so little thing so much to do

wew, it's realy bussy this two weeks, make me wanna cry so loud. pengn pulang, nuker henpon, pengen puasa pertama di rumah banget, hiks..hiks..
sibuk apaan sih nuri?
sibuk jadi panitia prabu, gue jadi PK a.k.a pendamping kelompok cing.. hehe..
well, doakan gue biar lancar2 aj mngrjakan tugas PK inih, segitu dulu updatenya
#35
ini juga d PSBJ d belakang koodinator PK on job
bubay

Friday, July 31, 2009

Bali - Lombok Journey part 1

Seiring dengan melantunnya lagu Keep Your Hands Off My Girl milik Good Charlote gue mengawali tulisan ini. Hehehe... Alhamdulillah perjalanan backpacker gue, Fani, dan Vidy berakhir dan nyampe dengan sehat walafiat, kecuali mungkin gue yang rada flu. Gue akan cerita semuanya dari awal kami melakukan perjalanan ini dan seperti udah gue bilang di post sebelumnya gue akan share berapa uang transportasi kami selama backpacker yang mungkin nanti berguna untuk backpackers lainnya mengadakan perjalanan Bali-Lombok, and.... gak lupa gue akan menambahkan tips juga lho, hehehe... (kok kayak acara masak-masak di tv yah?!).
Berikut ini adalah uang transportasi dari Bandung – Lombok. Harga ini nggak mutlak lho dan bakal lebih murah kalo anda membawa lebih banyak party (teman), sumpah nggak boong.
Distance Bentuk Transportasi Jam Biaya (Rp)
Bandung – Surabaya Kereta Ekonomi (Pasundan) 17 jam 30 menit 38.000
Surabaya – Banyuwangi Kereta Ekonomi (Sritanjung) 11 jam 30 menit 20.000
Ketapang – Gilimanuk Kapal Fery 1 jam 5.700
Gilimanuk – Ubung Bus Ekonomi (Gunung Harta) 2 jam 35.000
Ubung – Sukawati Public transportation 45 menit 25.000
Sukawati – Padang Bai Public transportation 1 jam 38.500
Padang Bai – Lembar Kapal Fery 4 jam 31.000
Lembar – Senggigi Public transportation 2 jam 150.000
Senggigi – Lembar Taxi 2 jam 110.000
Lembar – Padang Bai Kapal Fery 4 jam 31.000
Padang Bai – Ubung Public transportation 1 jam 85.000
Ubung – Ketapang Bus Ekonomi (yg menuju Jember) 1 jam 45.000
Banyuwangi – Yogyakarta Kereta Ekonomi (Sritanjung) 17 jam 35.000
Yogyakarta – Bandung Kereta Ekonomi 12 jam 24.000
Jumlah (PP) 673.200

Berawal dari stasiun Kiara Condong-Bandung, kami sudah membeli tiket dari dua hari sebelumnya untuk keberangkatan tanggal 2 Juli 2009 kereta api Pasundan menuju Surabaya.
Tips pertama : Kalau bisa belilah tiket kereta api dari jauh-jauh hari sebelum keberangkatan untuk menghindari habisnya tiket pada hari-H, transaksi dengan para calo tiket yang memahalkan harga tiketnya dan berbohong dengan bilang ‘ini tiket duduk,’ serta memastikan anda dapat tempat duduk yang nyaman (nggak mau kan berdiri selama ±17,5 jam).
Kereta api ekonomi memang jadi alternatif termurah dan lumayan nyaman. Nyaman di sini yah nyaman untuk hitungan kelas ekonomi. Kami tiba di stasiun sekitar jam 05.58 WIB karena di tiketnya tertulis jam keberangkatan 06.15 WIB, jadi kami pikir kami nggak mungkin terlambat. Tapi ternyatah.....kereta sudah penuh penumpang bung. Kami terpaksa (dengan muka melas) meminta penumpang yang menduduki kursi kami untuk berdiri.
Tips kedua : Datanglah paling tidak setengah jam sebelum keberangkatan kereta api untuk memastikan tempat duduk anda tidak diduduki orang lain.
Penumpang yang menduduki kursi kami adalah dua orang ibu-ibu. Yang satu membawa satu anak balita, sedangkan yang lain membawa satu batita dan satu balita. Beuh....yang tadinya kita udah mau niat siapapun yang duduk di kursi kami, kami akan mengusirnya (ya iyalah, masak mau berdiri sampe Surabaya, gile aja lo) kami urungkan. Jadi nggak tega ngusirnya. Tapi si ibu yang cuma bawa satu anak itu mengalah untuk berdiri dan dia bilang, ‘Nggak pa-pa saya berdiri tapi saya nitip anak saya.’
What the ...... (*^&@$#) well, pada akhirnya kami setuju dan kami yang tidak tega cuma menaruh tas-tas kami yang sangan besar dan berat di kursi dan ikut berdiri. Setelahnya, gue mau liat jam berapa sekarang untuk mengecek keberangkatan karena keretanya nggak juga jalan. Tapi ternyata hp gue raib, lenyap, ilang a.k.a diculong orang. Arghh... siaul tu maling.
Tips ketiga : Jangan pernah menaruh hp di kantong jaket luar atau kantong apapun sebelah kanan karena rawan pencurian. Nanti di perjalanan kami menemukan kisah yang sama seperti yang menimpa diriku, hiks...
Gue memeriksa dompet gue yang ada di kantong celana sebelah kiri, fiuh... masih aman. Kalo dompet gue yang dicuri lain ceritanya bung. Mungkin gue akan nangis konghu di tempat. Gue shock dikit, agak terdiam memikirkan apa aja yang ada di hp gue, catetan rute angkot di Bali nanti, dan sms-sms yang sayang untuk gue hapus.
Nggak lama kami mulai menikmati keadaan kereta ekonomi. Kami yang berdiri hanya menatap lesu para pedagang yang bolak-balik dateng, entah itu nasi ayam, mijon (yang asli sebenernya mizone, namun karena penuturnya orang sunda tulen jadi mijon), aqua, kacamata, barang-barang serba seribu dan serba lima ribu, segepok sendok kayu buat sayur (gue nyesel gak beli, gocengan cing!), dan masih banyak lagi.
Kemudian (mungkin) kepala Fani memunculkan tanda lampu bersinar dan menoleh ke arah gue, ‘Nyu, gimana kalo tasnya ditaro di bawah trus kita duduk, gak pa-pa deh gue mangku tu bocah (anak kecil yg dititipin tadi).’
Gue ngeliat peluang di sana. Hahaha... nggak mungkin juga berdiri sampe Gombong, tujuan terdekat penumpang di sekitar kita akan turun. Tapi kemudian gue bilang, ‘Trus si Vidy gimana?’ Vidy yang berdiri agak terpisah dari kita nggak nyadar lagi diomongin.
‘Dia kayaknya bisa duduk di tempat mbak-mbak itu (kursi di seberang kursi kita sebenarnya), nti kita bilang aja sama si....’
Eh... belom beres kita ngomong si mbak itu udah nyuruh si Vidy duduk, so.... akhirnya kita duduk jenk, dengan banyak walaupun. Walaupun agak sesak, walaupun agak sempit, walaupun agak bau ketek pedagang yang lewat, walaupun diilerin anak kecil yang dipangku (ini khusus Fani), ah pokoknya asli gembel pisan.
Tips keempat : Apabila barang anda tidak cukup untuk ditaruh di tempat barang yang biasanya ada di atas kepala, taruhlah barang-barang anda di bawah kursi karena jika tidak pada siang hari anda akan merasa begah ato dengan bahasa Indonesia yang benernya adalah kepanasan, sesak napas dan keringat muncul segede-gede telor bebek (yang terakhir lebayun sami’un, hehe..)
Dan, kebosanan pun terjadi. Gue udah bosen ngedengerin pedagang, udah bosen nanya-nanyain anak kecil yang ada di sekeliling kita, udah bosen becandaan, males minum karena pasti susah kalo mau ke toilet, maka gue memutuskan untuk mendengarkan mp3 yang udah gue isi dengan 104 lagu dan playlistnya gue shuffle.
Tips kelima : bawalah setidaknya mp3 kecil atau iPod kecil untuk menghibur hati anda dari kebosanan. Jangan kegedean tapi mp3 atao iPodnya coz dapat menimbulkan kecemburuan sosial sehingga copet, culong, maling ato pun jambret akan mempertajam mata mereka untuk mengambil barang terebut. Ini juga berlaku untuk telepon selular. Please, don’t look so rich in that economy train.
Karena si Vidy punya masalah pada hari datang bulannya, dia mendadak pusing dan sakit perut. Kita yang nasehatin dia untuk makan sesuatu cuma dikacangin dan dia bilang, ‘Ini mah nggak bisa diapa-apain, tunggu kosong dulu baru bisa diisi lagi.’ Dia muntah 3 kali selama perjalanan.
Tips keenam : Bawalah kotak P3K karena dalam kasus seperti ini benda tersebut sangat berguna. Contohnya si Vidy yang udah bikin kotak berwarna putih lengkap dengan tanda palang merah di atasnya, menjejalkan setiap obat yang dianggap perlu selama perjalanan, dan akhirnya dia yang pertama make kotak obat itu, hihi... Lucu banget dah kalo kalian ngeliat kotak obat itu. Nggak sempet gue foto euy.
Kami makan siang dan makan malam dengan bekal yang kami bawa sendiri. Nasinya ditimbel biar nggak cepet basi, ayam goreng untuk siang dan kentang goreng tipis (kalo si Fani nyebutnya mustofa/mustopa) dalam jumlah banyak untuk persediaan nyemil di jalan juga.
Tips ketujuh : Bawalah makanan yang tahan lama, yang bisa ganjel perut ato snack yang nggak makan tempat. Tujuannya adalah biar hidup ngegembelnya lebih terasa gituh.
Kami sampai di Surabaya hampir tengah malam. Sesuai rencana kami menginap di rumah sodaranya Vidy di deket stasiun Wonokromo. Sebelumnya kami nanya-nanya kereta yang jalan ke Banyuwangi untuk besok.
Malam itu kami menyudahi perjalanan kami sementara dan menyediakan tenaga untuk besok sekiranya besok akan lebih jauh dan menyambung dengan transportasi lain. Sampai sini dulu Bali – Lombok journey part 1. Nanti gue sambung lagi cing, wokei.

#35

Thursday, July 23, 2009

gara2 gak ada kerjaan banget

Ini kedua kalinya gue ngenet hari ini. Gimana gak nyampah banget tu gue, untungnya bukan warnet yang sama yang gue datengin, hihiy.. Well, pertanyaannya adalah kenapa gue nyampah dan melakukan ini semua.
Mau tau?
Beneran mau tau??
Jangan menganggap ini terlalu seriyus yey, hihi... (ih beneran ini mah, wasting pisan)
Oia, gue masih ngutang buat ngepost tentang perjalanan backpaker gue ke Bali-Lombok yang alhamdulillah sangat memuaskan hati dan sangat berkesan sekali.
Bedewei, hari Jumat dan Sabtu lalu meskipun dengan hidung terasa berat dan mampet gue ngikut bokap ke acara jambore VW di Bogor. Well, so much people in there that make my head dizzy, saking banyak orangnya dan secara gue menjadi bagian marketing bokap gue untuk selling baju VICC (Volkswagen Indonesia Cyber Community), ya tambah aja kepala gue makin berat.
Demo de... I'm very proud of my father, beliau sangat berdedikasi atas komunitas yang notabene beliau adalah admin-nya. Gak tau gimana caranya beliau selalu meladeni orang ngobrol sampai begitu pulang dari Bogor suaranya serak. Gue sampe amaze sendiri 'wew, bokap gue terlalu terkenal untuk seorang yang ordinary.'
Entahlah. Mungkin beliau sangat exciting tentang VW kali yah jadi suatu kesenangan untuk share sama orang-orang yang juga suka.
Trus pas pulang dari Bogor gue udah khawatir gak bakal bisa nonton motoGP karena kita sekeluarga baru cabut dari tempat event sekitar jam setengah 5 dan blue blues (nama mobil VW bokap gue) ngambek, tapi dooooong.... ternyata si tante Mia dan suaminya yang jalan bareng sama kita ngajak mampir di rest area dan sangat kebetulan ada TVnya (thanks God).
Jadi gue gak ketinggalan nonton seri Sachsenring dan my fave rider win dong, of course, hehehe...
Ok, segitu dulu nanti kalo ada kesempatan lagi gue akan nyampah lagi di sini.
#35

Monday, June 22, 2009

H - 8 semakin tidak sabar!!!

Sekilas info ni, gue dikasi duit jajan sama temen bokap guelewat chatting d fb. Awalnya gak sengaja, eh c tante Suci, her name - also a dentist, malah bilang 'gak pa2, hadiah aja, tapi gak banyak2 lho cuma 500rb'
Beuh gue langsung tepar berbusa-busa, mulut setengah menganga, dan ada bunyi kentut, upps... tenyata bukan bunyi kentut gue, itu adek gue.
Btw, hari ini gue cuma nyampah aja d fb ngliat2 doang sm chat.
That's it for today
(^^,)
#35

Sunday, June 21, 2009

H - 9 Bandung-Bali-Lombok journey will start

Fix, gue akan backpacker ke Bali-Lombok. Mmph... sebenernya kocek gak mendukung tapi alhamdulilah dapet beasiswa gue, jadi ada tambahin dikit, hehe... Gue (Ms. Khun, haha.. ada yang mau protes) akan pergi sama Ms. Fauziah a.k.a Fani and Ms. Imaniasita a.k.a Vidy. Nanti semua detail perjalanan akan gue tulis di blog ini, so ini merupakan sebuah acuan perjalanan bagi backpacker lain yang mau mengikuti jejak kita bertiga.
Tahun sebelumnya, anak-anak cowok HPT'ers telah menyelesaikan misi mereka ke pulau dewata ini. Mereka udah kita berondongin banyak pertanyaan tentang info2 perjalanan Bandung-Bali. Suksesnya ngegembel mereka juga merupakan acuan kita. Thanks ya Eki, Dista, Haikal, Irpan, dan Ijal 'uban'
Bermula dari ketidaksengajaan seseorang dari kita (gue dan sahabt-sahabat gue) yang bilang, 'liat aja, kita juga bisa backpacker, bakal lebih jauh dari Bali, hehe...' dan 'gimana kalo Lombok?'
Ide-ide gila bermunculan, tapi mulai dari sana munculah sebuah motivasi untuk giat menabung demi menggapai keinginan yang secara nggak sengaja itu. Di kepala gue udah kebayang Senggigi beach aja nih, gue mau nyoba snorkling di sana, wish that would be cheaper than it sounds.
Laporan sementara ini kita udah siap 80% an lah. Menata ulang rute paling penting biar nggak nemplok sana sini, trus bugdet juga dihitung sedetail mungkin biar kita bisa pulang lagi dengan selamat. Doakan saja biar nggak jadi gembel betulan, haha...
Kita akan mengambil rute Bandung-Surabaya-Banyuwangi-Ubung-Batubulan-Karangasem-Senggigi, sedangkan rute baliknya dari Ubung-Banyuwangi-Jogyakarta-Bandung. So, see ya on next post

Sunday, May 24, 2009

Hua denger-denger Nick Khun mau pergi T_T

Minggu ini lengkap deh sedihnya. Pertama gara-gara Khunnie main semacem reality show gitu sama seorang wanita dan gue denger acara itu diprotes banyak fans Khun karena terlalu .... Ya gitu deh pokoknya. Gue juga udah liat videonya di youtube, keywordnya Mnet Scandal 090520 (episode 1) episede 2 baru keluar preview doang. Kedua, gue sedih ni gara-gara Nick Khun katanya mau pergi, berita lengkap bisa liat di ♥ KPOP JJANG 짱 (udah ada di link gue) trus cari di tag 2PM. Seandainya dia terdaftar jadi army, dia harus menjalankan dutynya sebagai warga negara yang beik. Hiks...
Oppa, don't be so sad coz I'll always wait for your come back to 2PM (tapi mudah2an gak lama duty as an army-nya).
Di chart mereka (2PM) udah mulai tersingkir sama repackednya Super Junior yang It's You. Gak terlalu sedih kalo yang ini coz gue juga suka Suju, hehe...
Ajja ajja fighting!

Monday, May 11, 2009

Ditelpon seseorang

Ceritanya gue lagi keliling dunia pake google map di kamar sebelah (kamar Wiwin), nyari peta 3d kota Paris. Udah ketemu si tapi gak bisa di save. Jadi aja gue ngesave peta lain yang tersedia di google. Tiba-tiba ringtone 'Again again' 2PM punya berdering dari handphone gue. No asing tertera di layar, no xl. Gue salam trus orang di seberang sana menjawab, suara cowok. Suaranya terdengar familiar tapi tetap gak tahu siapa sebenarnya pemilik suara itu.
Trus gue nanya 'ini emang siapa?' trus orang itu jawab, 'nanti pada akhir pembicaraan saya kasih tahu siapa saya, hehe...'
Dia lalu bertanya gue kuliah dimana dan pertanyaan umum macam ini sangat sering ditanyakan oleh orang-orang iseng di seluruh dunia, nada suara gue jadi anticipate gtu. Anehnya orang ini kenal gue banget, dia nanya gue kuliah lulus SPMB ato jalur kemitraan ato punya prestasi taekwondo.
Ting... Seperti di buku komik atau anime-anime tiba-tiba muncul lampu yang mendadak nyala di otak gue. Yup, that's the clue. Gak banyak orang yang gue kenal waktu SMA, apalagi yang tahu kalo gue pernaha ikut taekwondo. Gue langsung mengira-ngira siapa pemilik suara ini. Suspectnya adalah kak Diki, kak Aris, kak Dipsy, Maliq, Ivan, dan Sabeum Ibnu.
Well, Maliq dan Ivan gak mungkin karena gue pernah ketemu sama mereka baru-baru ini dan gak mungkin melupakan suara mereka dalam waktu dekat. Kak Aris dan kak Dipsy juga gak mungkin karena suara mereka agak cempreng gimana gitu, sedang suara yang ada di seberang telepon terdengar lebih berat. Gue akhirnya menebak-nebak antara kak Diki dan Sabeum Ibnu, lalu waktu gue bertanya sekali lagi siapa sebenarnya dia, dia berdeham khas, dan akhirnya gue membuka kedok siapa sebenarnya dia. Haha...Sabeum Ibnu ternyata!
Surprissed banget gue. Kok bisa dia masih nyimpen nomor telpon gue.
Dia akhirnya ketawa dan bilang, 'yah sabeum gak berhasil nih, haha...'
Sumpah gue kangen banget sama Sabeum gue yang satu ini. Pernah beberapa waktu lalu pas gue dapet medali perunggu di Walikota Cup Bandung, gue sempet berpikir untuk nyari dia dan bilang bahwa gue, anak didiknya sudah lumayan berhasil. Gue pengen buat dia bangga. Pembicaraan gue masih sekitar kangen-kangenan, cerita tentang temen-temen yang dulu ikut taekwondo dan terhenti karena dia sedang bekerja. Ternyata Sabeum Ibnu melanjutkan sekolah dan sekarang sedang rehat latihan taekwondo. Terakhir dia ikut porda tahun 2006, katanya. Hhmm, akhirnya sebelum dia menutup telpon dia bilang, 'Nuri lanjutin aja latihannya ya. Nanti kalo kamu butuh apa-apa yang ada hubungannya sama taekwondo sabeum bantuin deh. Yaudah asalamualaikum.'
Mata gue semped berkaca-kaca lho, sumpah, gak bo'ong!
Karena beda umur kita gak begitu jauh, dulu waktu masih SMA (dan sampe sekarang) gue menganggap dia sebagai kakak cuma pas dia lagi pake dobok dia adalah Sabeum (pelatih).
I'm still miss you bro, 'til we meet again.

#35

Friday, May 8, 2009

mix in one

Hari ini sungguh hari yang menyenangkan. Dari tadi pagi, gak ada kuliah, trus tadi gue wawancara untuk masuk BEM KMFP alhamdulillah dilancarkan, insyaAllah gue telah berusaha sebaik-baiknya jadi hasilnya tinggal serahkan saja pada Allah SWT. Trus tadi latihan taekwondo lagi gak banyak orang jadi latihan fokus. Tadi berhubung sabeum-sabeum pada ikut pelatihan cabang (sabtu dan minggu ada simulasi Porda), jadi yang ngelatih cuma sabeum Chand sama sabeum Ozan. Byasanya klo latihan sama sabeum Ozan tu lentur2in kaki, lumayan lah buat gue coz rada kaku juga setalah beberapa saat rehat waktu tu.
Trus big newsnya adalah bokap, nyokap dan adek2 gue bakal menghabiskan weekend mereka di Bandung. Yup, mereka kan baru abis UAN, itung2 refreshing sebelum mereka UAS. Kenapa gue seneng? Hehehe, yaiyalah gue kan jarang pulang dan jarang ditengokin ke kosan so gue akan kangen2an sama mereka weekend ini. Plus bonus mereka gue udah gue suruh bawa makanan yang banyak buat persediaan kontener makanan gue di kosan, hehe...
Well, sebenernya ayah tu ada acara VW gtu di Bandung jadi kebetulan acaranya di deket sini (kosan gue : red) jadi sekalian main. Besok tu acaranya VWnya di Sabuga, jadi maap banget ya temen2 gue yang ngurusin acara klintan besok gue gak bantuin kalian, dan haraplah kalian mengerti kondisi gue sebagi anak kosan yang jarang pulang. Gue bantuin doa kok biar acaranya lancar.
Acara simulasi Porda juga sebenernya akan berlangsung besok, tapi untungnya teman2 dari unit unpad gak turun besok tapi hari minggu jadi gue sebenernya gak kehilangan momen untuk support mereka. Pengen juga sih ngeliat2 atlet bandung yang berlaga, ceunah mereka teh yahud2, poinnya rata2 ngambil kepala mulu, hueh jadi ngebayangin nih gimana serunya simulasi besok. Oke sekian dulu reportase mix in one kali ini. Semoga bermanfaat (ya klo gak bermanfaat mah gak usah dibaca sampe paragraf ini, hahaha...)

#35

Saturday, May 2, 2009

Hari Pendidikan Nasional nih!

Hari ini ulang tahun adek gue jadi gue mo ngucapin di sini, omedetou gozaimasu, genki yo!
Bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional gue mau ngerivew apa aja yang udah gue lakukan demi memajukan pendidikan bangsa ini (cieh bahasanya tinggi ni, haha..)

Yang pertama mungkin adalah tekad gue untuk bisa kuliah lebih tinggi dari bokap nyokap gue karena beliau hanya lulusan D3 (bokap ekonomi and nyokap pendidikan bahasa indonesia). Waktu gue mikirin hal ini yang terlintas dalam benak gue adalah, 'well, gue harus bisa lebih dari mereka sebagai tanda respect karena mereka udah mau capek-capaek ngebesarin gue.' Dulu sih yang gue pikir cuma 'ah yg penting gue kuliah S1, gak peduli jurusan apa juga,' tapi selanjutnya gue mikir2 lagi dan lahirlah keinginan untuk ngambil jurusan yang sesuai sama kesukaan gue pada mata pelajaran. Alhasil di sinilah gue sekarang, berkutat bersama buku-buku entomologi dan Plant Desease. Mudah-mudahan jadi dokter tumbuhan yang berguna, amin.

Yang kedua, gue sadar klo ilmu kagak diamalkan maka tabungan gue buat akhirat kosong dong, so gue sekarang ini jadi guru yang bantu-bantuin di Taman Ilmu Bunda Hajar di Sukawening. Tempat ini mungkin bukan sekolah atau tempat les, tapi tempat mahasiswa-mahasiswa Unpad bagi-bagi ilmu gratisan sama anak-anak SD. Yup, walaupun gak dibayar seenggaknya gue udah punya keinginan dan usaha untuk memajukan pendidikan anak Indonesia.

Yang ketiga, gue sampe sekarang masih belajar bahasa inggris, jepang dan korea. Untuk apa? Karena cita-cita gue yang makin lama makin tinggi, hehe... Gue mau ngambil S2 di luar (amin), dan sebagai modal gue harus belajar ketiga bahasa tersebut dan pastinya anda-anda yang membaca postingan ini sudah bisa menebak gue akan melanjutkan ke negara mana. Selain itu, bahasa korea gue pelajari biar gue ngerti juga commands pas latihan taekwondo, soalnya pake bahasa korea sih, jadi kalo nggak belajar rada susah juga. Kalian bisa tanya ke anak-anak TKD unpad siapa yang paling bego ngapalin nama-nama gerakan dalam bahasa korea, ya gue! Dan dengan sadar gue harus belajar bahasa itu.

Yah mungkin segitu dulu tulisan hari ini. Ini gue lagi nungguin anak-anak taekwondo ngumpul buat pergi ke Lembang dalam rangka Mubes. Semoga perang dingin yang terjadi cepat berlalu.
Annyong (^^,)

Friday, April 17, 2009

Autoclave dan Pelantikan Dadakan

Autoclave

Seperti biasa, kalo hari jum'at pasti abis kuliah jamur konsumsi pasti anak2 pada praktikum tapi kali ini praktikumnya mandiri. Kelompok gue hari ini akan bikin PDA. Bagi yang gak tau PDA tu Potato Dextrose Agar, media buat isolasi mikroorganisme kayak jamur, bakteri, dll.
Trus, pas udah beres nimbang2 and menghasilkan cairan agar yang udah dimasukin ke gelas kaca, kita (gue, Fani, Risti, Jumi, dan Mangatur) nungguin tu agar disterilin dulu di autoclave. Pas 20 menitan nunggu tiba2 keluar suatu bunyi aneh mengerikan bersumber dari autoclave tersebut. Eh gile bok, sensasinya berasa kayak denger alarm kebakaran. Kemudian si autoclave mengeluarkan air dan asap, ah sumpah bikin gue panik. Kita langsung kabur dari laboratorium fitopatologi. Well, ternyata tindakan kita itu terlalu norak dan ekstrem, tepatnya norak yang ekstrem, hahaha...
Ada juga senior yang sedang isolasi bakteri di sana (teh Echa), yang cuma bisa geleng-geleng ngeliat kelakuan aneh bin ajaib kita, alias norak dan kampungan, ngeliat autoclave bunyi aja pada kabur. Trus dia bilang bunyi yang dahsyat itu menandakan autoclavenya udah mau beres. Hahahahaha... Pas mau sholat dhuhur di mushola HPT, kita masih aja ketawa-ketiwi nyeritain kejadian norak yang kita alami, hahahaha.... Untung aja, gak banyak orang di lab.

Pelantikan Dadakan
Jam 4 sorenya gue latihan taekwondo. Walopun si atom debu menghilang, hehe...
Gue gak tau kok bisa si sabeum-sabeum ngadain pelantikan dadakan gitu. Oia, pelantikan itu diperlukan untuk melantik taekwondoin yang baru ujian. Emang sih gak semua tempat latihan kayak gitu, cuma kalo di Unpad iya. Gue dengan pasrah merelakan dobok baru gue diinjek dong sama sabeum Wil (gue masih dendam sama dia, pokoknya dia harus ngelunasin biaya laundry dobok baru gue, hahaha...), trus sabeum Oo dan sabeum Rian apalagi, beuh.... Mreka yang mengkomando kita disuruh apa, gak tanggung-tanggung 50-100 hitungan (dan itu memang dihitung satu-satu, gak korupsi ngitungnya, sumpah aja). Alhasil, badan gue berasa lumpuh, betis gue berasa kayak mamang becak, dan pinggang gue berasa sakit. Tapi gue udah pernah ngerasain pelantikan yang lebih parah dari yang ini. Waktu tu koordinatornya sabeum Wil (yah, dia lagi trouble makernya, peace ah beum). Peserta pelantikan disuruh naik bukit Manglayang jalan kaki dari Unpad mpe puncaknya. Mungkin kalo anak klintan-HPT pasti gak bakal heran ngadain 'jalan-jalan' kayak gini tapi ini tarafnya pelantikan bok, beuh... parah abis, tapi intinya mah dari pelantikan-pelantikan itu si selain kebersamaan kita jadi tau banyak tentang taekwondo, jadi gak bego-bego amat kalo nantinya pas udah sabuk item ngelatih murid-murid kita (amin gue cepet sabuk item).
Yodah, mo bobo ni
Oyasumi mina (hoachmmm....)

Sunday, March 22, 2009

congratz buat tim Walcup Unpad

Sorry banget gue gak bisa nonton sampe abis hari Sabtu minggu kemaren.

Eh, pas chat sm Oo banyak medali katanya, trus sabeum paling narsis itu dapet Atlet terbaik ceunah. Selamat deh sabeum Eko, jangan lupa aja traktir2. Oia, utang martabak jangan lupa Ko!!

Suara gue ude kayak penyanyi2 jazz gitu, serak2 bocor. Ini gara2 hari sabtu kemaren terlalu bersemangat mensupport tim taekwondo unpad di walcup tahun ni, trus malemnya ngebantuin ngamen buat semnas, ditambah kena ujan tadi sore. Yep, gue ngetik ini aja sambil ngeringkuk di dalem selimut ijo, udah kayak ulet gue, hehe...

Tapi sayang sekali gue gak bisa ikutan ujian geup minggu ini. Telat daftar, gara2 hp ktinggalan d rumah trus gue lagi jarang latihan dan kurang info tentang ujian. Salah gue juga sih sebenernya. Pengen banget gue sabuk item cepet2, tapi bok ujiannya susye, kalo kagak niat mah gak bakal nyampe sabuk item.

Paling miris si Aldi ngomong ke gue, "Sori ya Nur, gue duluan (maksudnya ujian duluan, jd sabuk dia lebih tinggi dari gue)," hiks hiks.

Trus pas di GOR kemaren yang salaman sama gue pasti nanya, 'kemana aja?' dan 'kok gak pernah latihan sih.'

Yah beginilah nasip orang (sok) sibuk, huahahaha...

Trus hasil ngamen buat semnas dapet sekitar Rp 75.000,-

Lumayanlah ada pemasukkan.

Buat paniatia Plant Protection Expo II semangat yup, tunggu aja bentar lagi gue kelar bikin proposal, trus kalian udah harus mulai jalan ngasi proposal guys, hehe..(gue nggak ikutan ya...haha..)

Thursday, March 19, 2009

posting ngisi

Alhamdulillah, diberikan kemudahan, semoga gue selalu diberikan kemudahan, amin.

Btw, gue jarang ngeliat blog yg ini, eh ternyata ada yang ngasi komentar tentang masa ospek gue dulu.

Haha...aneh juga rasanya ngeliat tulisan gue dikomentarin secara langsung dan tertulis, dan biasanya yang baca blog ini temen2 SMA gue doang yang ngomentarin langsung, gak pernah nulis di sini.

Ok, here it goes...

Pertama gue cuma mo bilang makasih yg udah komentar. Kedua, perlu diingat post itu gue posting 23 Agustus 2007, jauh sebelum gue 'mengenal lebih dalam' tentang pertanian, jauh sebelum gue mengerti peraturan dan norma2 itu untuk apa, jauh sebelum gue jadi panitia PAM juga, dan jauh sebelum gue tahu gimana bangganya anak pertanian yang punya cerita masing2 tentang masa2 ospek di faperta.

Ketiga, waktu itu gue dalam masa peralihan. Yeah, you know lah... Anak SMA ingusan yang labil tiba2 dateng ke jatinangor. Klo yang gue peratiin ya, syndrome anak SMA yang baru lulus tu biasanya muncul pas masa2 ospek. Biasanya kan di SMA mereka kelas paling gede, biasa paling disegenin nak kelas X dan XI (bukan berarti gue gila hormat), tiba2 dateng ke lingkungan yang menerapkan peraturan2 sekali lagi padahal yang ada di pikiran anak SMA tu adalah kebebasan.

Keempat, gue rasa semua orang yang jadi maba pasti punya perasaan yang sama tentang PAM. Punya keluh kesah ngerjain tugas2 PAM dan belom pasti tiap orang dapet esensi dari ngerjain tugas2 yang disuruh panitia. Tapi, setelahnya gue banyak mikir tentang semua tugas2 itu dan emang ada juga manfaatnya.

Hehe...yo wesh to. Gue udahan dulu.
(^^,)

Sunday, January 11, 2009

nggak ngotak-ngatik

Oh ... blog gue yang satu ini sudah sangat sangat lam nggak gue sentuh, so this time I write this post to make this blog exist again.
Gue punya blog lain, silahkan diliat di sini. Gue lebih sering ngepost di sana. So, I'll be waiting your comment, dude....
C ya....